Pertemuan Kesepuluh Rekayasa Web

Analisa Rekayasa Web

 ada beberapa analisa rekayasa web yaitu :

  1. Content Analysis
  2. Interaction Analysis
  3. Functional Analysis
  4. Configuration Analysis

 Content Analysis

  • Mengidentifikasi isi yang akan ditampilkan pada aplikasi berbasis web ini
  • Isi informasi dapat berupa teks, grafik, audio, maupun video
Interaction Analysis

  • Analisis yang menunjukkan hubungan antara web dengan pengguna
  • Cara interaksi antara user dan WebApp dijelaskan
Functional Analysis 

  • Menentukan operasi yang akan diaplikasikan pada WebApp dan termasuk di dalamnya fungsi-fungsi yang melakukan proses
  • Semua operasi dan fungsi dideskripsikan secara detil 
Configuration Analysis 

  • Konfigurasi yang digunakan pada aplikasi berbasis web, internet, intranet, atau extranet
  • Analisis ini juga meliputi relasi database dengan web jika diperlukan 

Tingkatan Pemodelan Aplikasi Web 

1. Content
Informasi dan aplikasi logik pada sebuah aplikasi web yang bertujuan untuk mendefinisikan secara ekplisit dari struktur informasi .
Aspek penting dalam content :

  • Document-centric character and multimedia
"Dokumen karakter" dalam aplikasi Web mengacu pada fakta bahwa konten yang disediakan, yaitu dokumen yang dihasilkan yang menyajikan informasi dengan cara yang tepat untuk kelompok pengguna tertentuKonten juga dihasilkan dan diperbarui secara dinamisWeb berfungsi sebagai infrastruktur untuk transmisi konten multimedia, misalnya dalam konferensi video atau aplikasi Real Audio 

  • Quality demands
Isi dari aplikasi Web tidak hanya pada frekuensi yang tidak terupdate, tetapi juga untuk metrik kualitas yang berbeda menjadi yang up to date, tepat, konsisten dan dapat diandalkan 

2. Hypertext 
  • Penstrukturan dari content ke dalam node-node dan link antar node
  • Model struktur hypertext hanya mereferensi content yang bersesuain
Tujuan :
Menetapkan navigability (dapat dijelajah) dari semua content aplikasi web, yaitu tesedianya path navigasi kepada pengguna Pemodelan hypertext menghasilkan dua hal berikut:
  • Model struktur hypertext yang dikenal sebagai model struktur navigasi. Mendefinisikan struktur dari hypertext, yaitu kelas-kelas mana dari model content yang dapat dikunjungi dengan navigasi.
  • Model struktur hypertext tersaring, dimana elemen-elemen akses berbentuk suatu access model.
3. Presentation

Presentation berbentuk user interface atau layout halaman
Fitur khusus pada layer presentasi :
  • Aesthetics
“Tampilan dan nuansa" dari user interface, merupakan faktor utama karena tekanan kompetitif yang tinggi di WebPresentasi visual dari halaman Web mengikuti trend fashion dan sering menentukan keberhasilan atau kegagalan, khususnya untuk aplikasi e-commerce  

  • Self-explanation

Aplikasi web harus dimungkinkan untuk menggunakan aplikasi Web tanpa dokumentasi
Sistem navigasi atau perilaku interaksi harus konsisten dalam seluruh aplikasi, sehingga pengguna dapat dengan cepat dan mudah menggunakan aplikasi Web.
  • Conclusion 
Aplikasi web yang menyediakan user interface hypertext-oriented saja tetapi mempunyai himpunan data besar, harus fokus pada pemodelan content dan struktur hypertext. Sebaliknya, pada aplikasi web presentation-oriented seperti corporate portal atau online shopping akan sangat membutuhkan pemodelan presentasi    



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan Keempatbelas Rekayasa Web

Pertemuan Keduabelas Rekayasa Web

Pertemuan Keempat Rekayasa Web