Pertemuan Keduabelas Rekayasa Web

Perbedaan antara Pattern dan Framework 

Pattern adalah sebuah solusi untuk mengulang masalah Design. Solusi ini telah dikembangkan, dikompile, dan disaring oleh programmer yang sebelumnya telah menghadapi masalah ini. pattern adalah salah satu jenis petunjuk yang menggunakan tipe “Jika Anda memiliki masalah ini, maka lakukan ini.” Hal tersebut serupa dengan sebuah algoritma : sebagai contoh, jika Anda ingin melakukan sebuah operasi pencarian pada sebuah daftar, Anda tidak perlu menyelesaikan dengan solusi Anda sendiri; terdapat beberapa algoritma yang menyediakan fungsi sorting ini seperti pencarian biner.

Framework dapat diartikan sebagai sebuah kerangka kerja. Kerangka kerja dimana dapat memudahkan pekerjaan kita. Jika dikaitkan dengan PHP maka dapat diartikan sebagai suatu kerangka kerja yang telah terpola dan memudahkan pengembang web dalam pembuatan web yang menggunakan script PHP. Mempermudah yang dimaksud misalnya, Dalam membuat sebuah aplikasi web kita sering menulis script PHP secara keseluruhan (konvensional) dan itu pun kita ulang pada halaman yang lain. Bukankah itu begitu tidak efesien disamping berat ketika diload ? Dengan PHP Framework semua bisa teratasi. Semuanya sudah diatur menjadi pola-pola tertentu yang disebut dengan class. Pola/class inilah yang meringankan kita dalam penulisan script dan load halaman web.Framework yang dibangun harus menggunakan pola perancangan yang memisahkan logic application dan juga presentation view. Selain itu juga mampu mengoptimalkan penggunaan komponen yang dapat digunakan kembali, namun juga memberi keleluasaan untuk kostumisasi untuk kebutuhan tertentu.
Beberapa manfaat penggunaan framework:
  1. Mempercepat dan mempermudah pembangunan sebuah aplikasi web.
  2. Relatif memudahkan dalam proses maintenance karena sudah ada pola tertentu dalam sebuah framework (dengan syarat programmer mengikuti pola standar yang ada)
  3. Umumnya framework menyediakan fasilitas-fasilitas yang umum dipakai sehingga kita tidak perlu membangun dari awal (misalnya validasi, ORM, pagination, multiple database, scaffolding, pengaturan session, error handling, dll
  4. Lebih bebas dalam pengembangan jika dibandingkan CMS
MVC dan Struts !!

Model-View-Controller atau MVC adalah sebua metode untuk membuat sebua aplikasi web dengan memisahka data (Model) dari tampilan (View) dan cara bagaimana memprosesnya (Controller). Dalam implementasinya kebanyakan framework dalam aplikasi website adalah berbasis arsitektur MVC. MVC memisahkan pengembangan aplikasi berdasarkan komponen utama yang membangun sebuah aplikasi seperti manipulasi data, antarmuka pengguna, dan bagian yang menjadi kontrol dalam sebuah aplikasi web.
Adapun bagian dari MVC, yaitu :
  1. Model, Model mewakili struktur data. Biasanya model berisi fungsi-fungsi yang membantu seseorang dalam pengelolaan basis data seperti memasukkan data ke basis data, pembaruan data dan lain-lain.
  2. View, View adalah bagian yang mengatur tampilan ke pengguna. Bisa di katakan berupa halaman web.
  3. Controller, Controller merupakan bagian yang menjembatani model dan view. Controller berisi skrip-skrip php yang berfungsi untuk memproses suatu data dan mengirimkannya ke halaman web.
Struts merupakan salah satu java MVC web framework terpopuler yang menginspirasi banyak framework lain. Struts 2 merupakan penggabungan dari Struts dengan Webwork 2 sehingga menghasilkan framework yang lebih mudah digunakan dan lebih mencapai tujuan dari Struts dibuat. Struts merupakan aplikasi framework open source yang di designuntuk membantu para developer dalam membangun arsitekturaplikasi berbasis pada Model-View-Controller (MVC) , dimana design MVC sudah merupakan standard umum dalam membangunaplikasi Web anda dengan penggunaaan servlet Java dan JavaServer Pages (JSP) sebagai teknologinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan Keempatbelas Rekayasa Web

Pertemuan Keempat Rekayasa Web